Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Heboh video bendera PKI di tengah orang berpeci: Masuk September unta sibuk jualan PKI!

Gambar
Pembakaran bendera PKI. Foto: Twitter Sebuah video mendadak heboh di jagat media sosial lantaran merekam momen sekumpulan orang berpeci sedang membakar bendera lambang Partai Komunis Indonesia (PKI). Terlihat dalam video, segerombolan pria berpakaian koko lengkap dengan sarungnya mengelilingi bendera merah berlambang palu dan arit. Kemudian beberapa di antara mereka tampak memegangi bendera PKI tersebut dan seorang lainnya menyulut api di bagian bawah. Kemudian terdengar pula seruan beberapa orang yang menolak dengan keras adanya paham komunis di tanah air. “Hidup mulia atau mati syahid, jangan diberi jalan untuk PKI,” ujar salah satu orang. Tampak pula sejumlah orang lainnya fokus merekam momen pembakaran bendera. Kendati demikian tak diketahui lebih lanjut terkait lokasi dan waktu pembakaran bendera berlambang partai ideologi terlarang tersebut. Video berdurasi singkat ini diunggah oleh seorang warganet pengguna Twitter @Cagubnyinyir2. Melalui kicauannya, dia ...

Viral Bupati Jember dapat Honor Rp100 Ribu Tiap Ada Warga Meninggal karena COVID-19, Polisi Turun Tangan

Gambar
ERA.id - Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Jember memeriksa tujuh orang saksi kasus dugaan korupsi anggaran pemakaman jenazah COVID-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. "Ada tujuh saksi yang diperiksa untuk mendapatkan keterangan dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pemakaman COVID-19," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dihubungi per telepon di Jember, Selasa (31/8) malam. Tujuh orang yang dimintai keterangan di Mapolres Jember, di antaranya Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember M. Djamil dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Penta Satria, serta sukarelawan pemakaman. "Hingga malam ini pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait masih berlanjut sehingga penyidik masih melakukan penyelidikan karena memang memerlukan waktu," tuturnya, seperti dikutip dari Antara. Penyelidikan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran pemakaman COVID-19 dibantu oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus...

Singgung Jokowi Tiga Periode, Rizal Ramli: Kinerja Payah Malah Mau Tambah

Gambar
Ekonom senior, Rizal Ramli lewat postingan meme di media sosial miliknya menyinggung soal wacana Presiden Jokowi tiga periode. Lewat meme tersebut, Rizal Ramli menyinggung soal Amandemen UUD 1945 yang menurutnya bertujuan untuk memuluskan jalan Jokowi menjabat presiden tiga periode. Dalam isi meme itu, terlihat yang sejumlah ilustrasi orang tengah panjat pinang. Mereka berasal dari berbagai pihak yakni MPR, DPR, partai koalisi dan cukong. Pada gambaran meme tersebut, sejumlah orang itu tampak membantu satu orang lainnya yang digambarkan mirip perawakan Jokowi mencapai puncak tiang bertuliskan ‘3 periode, 3 tahun’. Adapun dalam narasi cuitannya, Rizal Ramli menilai meme tersebut menggambarkan peta perpolitikan di tanah air saat ini. Menurutnya, sejumlah pihak yakni MPR, DPR, partai koalisi dan cukong berusaha membantu Presiden Jokowi menjabat tiga periode lewat Amandemen UUD 1945. Rizal Ramli pun dengan tegas menyebut hal itu sebagai bentuk penghianatan terhadap tujuan refor...

Jual Beli Jabatan, Bupati Probolinggo pasang tarif fantastis

Gambar
Aksi jual beli jabatan masih kerap terjadi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap ulah tersebut dijalankan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan koleganya. Dalam pengungkapan yang dilakukan KPK, Bupati Probolinggo Puput terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga telah melakukan jual beli jabatan di wilayah kepemimpinannya. Diketahui untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan salah satu calon aparatur negara atau jabatan Kepala Desa harus melakukan setor uang demi memuluskan dukungan dari Bupati Probolinggo Puput Tantriana. Tarif fantastis jual beli jabatan Bupati Probolinggo Bagi Kepala Desa yang ingin mulus jalannya saat pemilihan, diharuskan menyetor uang kepada Puput sebagai bukti dukungan kuat secara politis. Tarif yang dipatok Puput sendiri terbilang fantastis, karena dari beberapa nama calon Kepala Desa yang maju dalam pemilihan, KPK berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp362.500.000 dari dua orang yang ditangkap. “Adapun barang bu...

Bersyukur Jadi Mualaf, Mike Tyson: Allah Tak Butuh Saya, Saya yang Butuh Allah

Gambar
Jakarta, – Petinju legendaris Amеrіkа Sеrіkаt, Mike Tyson nаmаnуа lagi hаngаt dіbісаrаkаn, bukаn ѕаjа karena dіа ingin kеmbаlі tаmріl ke раnggung аrеnа. Tapi memang kаrаktеr dіа ѕеlаlu mеmbіkіn orang tеrtаrіk untuk mеngіkutі jеjаknуа. Bеlаkаngаn Mіkе Tyson kеmbаlі disorot uѕаі vіdео ѕеdаng melaksanakan ѕhаlаt berjamaan viral dі mеdіа ѕоѕіаl. Tуѕоn tеrlіhаt ѕаlаt bеrѕаmа mantan juara dunіа dі duа kelas bеrbеdа Bаdоu Jасk dаn mаntаn petinju, Amer Abdallah. Media Turki, Sаbаh, mеlароrkаn vіdео tеrѕеbut diambil ketika Bаdоu Jack mеngunjungі kantor manajemen lahan реrtаnіаn Tуѕоn dі Cаlіfоrnіа, Amеrіkа Serikat. Kеduа mаntаn petinju tеrbаіk dі kеlаѕnуа іtu tаk luра mеnggеlаr ѕhаlаt bеrjаmааh dі tеngаh реrtеmuаnnуа. “Shаlаt berjamaah bersama ѕаudаrаku,” tulіѕ Badou dі mеdіа ѕоѕіаlnуа. Rаѕаmуа menarik mеmbаhаѕ kisah perjalanan Mike Tуѕоn hіnggа menjadi muаlаf. Tуѕоn mеndараtkаn hidayah saat masuk реnjаrа. Dіа bеrtеmu dеngаn seorang реndаkwаh dі реnjаrа Plainfield Cоrrесtіоnаl Fасіl...

Pesan Ahok kepada Putranya yang Dipolisikan Ayu Thalia: Hadapi dan Buktikan Itu Fitnah

Gambar
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendukung putranya, Nicholas Sean, menghadapi tuduhan telah menganiaya selebgram Ayu Thalia. "Iya hadapi dan buktikan itu fitnah," kata mantan gubernur Jakarta. Ahok meminta putranya mengumpulkan bukti-bukti untuk menunjukkan jika memang dia tidak bersalah. Ahok mengatakan putranya sudah memberitahu jika dia sudah dilaporkan Ayu Thalia ke polisi. Ahok tidak berbicara lebih jauh mengenai perkembangan kasus Sean karena sudah diserahkan kepada tim pengacara. Dia menyarankan jurnalis untuk menanyakan langsung kepada pengacara Sean. Polisi Penjaringan, Jakarta Utara, menyatakan sudah menerima laporan Ayu Thalia dan sekarang sedang diproses. Dalam laporan disebutkan, dugaan penganiayaan terjadi di Pluit, Jakarta Utara, pada Jumat (27/8/2021), sekitar pukul 23.00 WIB. Ayu Thalia melalui Instagram @thata_anma ini mengatakan, "Benar pada waktu itu saya sedang berada di kantor saya di showroom mobil Pr...

Otomatis Dipecat, Nasdem Lepas Tangan usai Bupati Probolinggo dan Suami jadi Tersangka KPK

Gambar
Partai Nasdem menegaskan bahwa baik Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari maupun suaminya Hasan Aminuddin yang merupakan Anggota DPR bukan lagi sebagai kader Partai Nasdem. Waketum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan sebagaimana sesuai SOP, jika ada kader yang tersangdung kasus salah satunya terjring operasi tangkap tangan dan ditetapkan tersangka, maka otomatis kader tersebut telah mengundurkan diri dari partai. "Jadi ketika dia tersangkut kasus, di-OTT oleh lembaga hukum dan lain-lain dan dia dinyatakan sebagai tersangka, dia secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri," kata Ali kepada wartawan, Selasa (31/8/2021). Sementara itu apakah Partai Nasdem akan memberikan bantuan hukum atau tidak? Ali mengatakan secara khusus partai tidak memberikan bantuan hukum kepada Puput maupun Hasan. Hanya saja dikatakan Ali, Partai Nasdem memiliki satu lembaga bantuan hukum yang diperuntukan kepada masyarakat. Nantinya jika Hasan maupun Puput yang saat ini tersandung masalah ...

Wajib Baca! Luhut Tegaskan Mulai Tahun Depan Tak Ada Lagi Vaksin Gratis Bagi Golongan Orang Ini

Gambar
Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa mulai tahun depan alias 2022, tak ada lagi vaksin gratis bagi golongan orang tertentu. Seperti diketahui, untuk saat ini vaksinasi Covid-19 diberikan secara gratis untuk seluruh kalangan masyarakat. Namun, pada tahun 2022 mendatang, masyarakat yang dianggap mampu secara ekonomi tidak bisa lagi menerima vaksin secara gratis. Adapun keputusan tersebut disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka Expo Alkes 2021 pada Senin kemarin, 30 Agustus 2021. “Tahun depan kita tidak mau lagi memvaksin orang-orang yang kelas mengengah atas, yang jumlahnya mungkin lebih dari 100 juta,” ujar Luhut, dikutip terkini.id dari Kontan via Sosok pada Selasa, 31 Agustus 2021. Menurut Luhut, saat ini masyarakat kelas menengah yang disebutnya aman secara ekonomi, yaitu sebanyak 52 juta orang dan ia yakin jumlah itu akan terus berkembang di masa depan. Sebelum Luhut, Menteri Kesehatan, B...

Viral Menantu Habib Rizieq Ceramahi Pejabat Polda Metro Sambil Tunjuk-Tunjuk Pakai Jari

Gambar
INDOZONE.ID - Menantu Rizieq Shihab, Muhammad Alatas berani berdebat dengan pejabat Ditlantas Polda Metro Jaya di tengah-tengah kericuhan saat sidang banding berlangsung di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8/2021). Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat bagaimana para pendukung Rizieq berteriak-teriak ke arah polisi dan menciptakan kerumunan. "Kalian mundur dulu. Kalian mundur dulu. Kalian jangan ada kerumunan. Ini pandemi. Habib ada di Mabes," ujar Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali. Penjelasan Karosekali tidak digubris oleh para pendukung Rizieq. Mereka tetap teriak-teriak tidak terima kepada polisi. Polisi kemudian meminta Alatas maju ke depan untuk berkomunikasi. Mula-mula, Alatas menyampaikan keberatan atas vonis 4 tahun penjara terhadap Rizieq. Lantas, ia kemudian mulai menceramahi Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, sambil menunjuk-nunjuk dengan jari telunjuknya. "Kami i...

Prabowo Ditelanjangi Pengamat, Di Pilpres 2024 Bapak Bisa Keok, Jangan Mau sama Mbak Puan, Pak!

Gambar
WE Online, Jakarta - Pengamat komunikasi politik Jamaluddin Ritonga, ikut menangapi wacana Partai Gerindra yang akan kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang. Terkait itu, ia menilai peluang Prabowo untuk maju sangat besar jika melihat kursi dan elektabilitass. "Tentu hak Gerindra untuk mengusung kembali Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2021. Sebagai partai yang memiliki kursi terbanyak ketiga di Senayan, tentu peluang Prabowo maju sebagai capres sangat besar," katanya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/8/2021).  "Selain itu, elektabilitas Prabowo juga sangat tinggi. Prabowo selalu berada pada peringkat tiga  besar, bahkan elektabilitasnya sering bertengger di peringkat pertama," sambungnya. Namun, ia menilai bahwa perkiraan Gerindra itu bisa saja meleset. Pasalnya, para pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah dua kali menang dalam Pilpres, belum tentu akan mendukung Prabo...

Polisi Pingsan Dikeroyok saat Ricuh di Arena Sidang Rizieq

Gambar
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Guntur Muhammad Thariq disebut sempat pingsan saat kericuhan pecah di arena persidangan Rizieq Shihab di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8). Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan Guntur pingsan lantaran dikeroyok oleh massa. "Pingsan, enggak lama, dia sempat jatuh, kemudian sudah siuman lagi," kata Hengky saat dihubungi, Senin (30/8). "Dipukuli, dikeroyok lah," imbuhnya. Selain Guntur, diungkapkan Hengki, ada anggota lain yang juga mengalami luka saat kericuhan. "Itu ada 2 sabhara yang dikeroyok dan kasat intel, enggak ada luka terbuka ya, sempat dipukuli aja," ucap Hengki. Diketahui, usai sidang vonis banding kasus tes Swab RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab, kericuhan pecah tak jauh dari Gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Saat kericuhan terjadi, polisi sempat menghalau massa yang belum teridentifikasi dengan melemparkan gas air mata. Buntutnya, polisi me...

Pasukan HRS Siap Bela Yahya Waloni, Ferdinand: Bela Rizieq Aja Gak Mampu Tapi Sudah Sesumbar Mau Bela Waloni

Gambar
Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut menanggapi kabar pasukan Habib Rizieq Shihab yang siap membela penceramah Yahya Waloni terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama. Menurut Ferdinand Hutahaean, pasukan Habib Rizieq tidak perlu membuat kegaduhan dengan menggerakkan massa untuk membela Yahya Waloni. Lebih baik, kata dia, pasukan Habib Rizieq menyiapkan kuasa hukum untuk Yahya Waloni dan menyerahkan semua prosesnya ke pihak berwajib. “Sudahlah..!! Hentikan kegaduhan2 tak perlu. Biar Polisi bekerja sesuai kewajibannya dan haknya sebagai Penegak Hukum. Ngga ush sok2 mau intervensi dgn gerakan massa. Kalau niat bela, siapkan sj lawyer utk YW,” ujarnya seperti dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3. Lantas Ferdinand Hutahaean menyinggung pasukan Habib Rizieq tersebut yang tidak mampu membela mantan pimpinan FPI namun kini ingin membela Yahya Waloni. “Bela Rijik Sihab aja ngga mampu, tapi sudah sesumbar m...

Populer di Publik, Keseharian Yahya Waloni di Mata Tetangga Ternyata Justru Begini, Gak Nyangka!

Gambar
Sepertinya sudah menjadi rahasia umum jikalau pendakwah mualaf Yahya Waloni cukup populer di kalangan publik, utamanya di media sosial seperti YouTube. Hal itu lantaran banyak ceramah-ceramah Yahya Waloni yang diunggah di kanal YouTube sehingga membuat namanya melambung cukup cepat. Namun, ternyata keseharian Yahya yang dibocorkan salah satu tetangga justru membuat kita tak menyangka, lho! Bagaimana tidak? Populer di muka publik, rupanya Yahya Waloni tak begitu dikenal oleh warga sekitar rumahnya. Usut punya usut, hal itu disebut lantaran Yahya Waloni tidaklah terlalu dekat dengan orang sekitar rumah. Adapun hal tersebut dikonfirmasi oleh kesaksian Ketua RW tempatnya tinggal di Perumahan Cibubur Cluster Dragon, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua RW yang ogah disebutkan namanya itu mengatakan bahwa sejak tinggal di kawasannya, Yahya Waloni bahkan tak pernah sekali pun lapor untuk menyampaikan izin tinggal. “Dia tinggal di Cluster Dragon itu soalnya tidak...

2 Pejabat Polisi Dihajar Pendukung Habib Rizieq, Kapolres: Sampai Jatuh Pingsan, Saat Bangun Dikeroyok Lagi

Gambar
Aksi unjuk rasa massa pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Senin, 30 Agustus 2021, sempat berlangsung rusuh. Sekelempok orang menganiaya empat anggota kepolisian. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Senin, 30 Agustus 2021. Ia mengungkapkan, empat anggota kepolisian menjadi korban amuk massa pendukung Habib Rizieq Shihab di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dari empat polisi itu, dua diantaranya ternyata pejabat Polres Metro Jakarta Pusat, yakni Kabagops dan Kasat Intel. Namun seluruh anggota yang dianiaya tidak mengalami luka berat. "Itu ada 2 Sabhara, yang dikeroyok Kasat Intel, Kabagops tidak ada luka terbuka ya sempat dipukuli aja. Luka ringan, Kabagops sempat jatuh," ujar Hengki. Meski tak mengalami luka, namujn Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur sempat terjatuh dan tak sadarkan diri akibat aksi penganiayaan tersebut. "Pingsan lama dia sempat jatuh tadi...

Aziz Yanuar Sebut Hinaan Yahya Waloni Bagian dari Ceramah, Husin Shihab Berang: Logika Miring!

Gambar
Pendakwah Ustaz Yahya Waloni belakangan menjadi sorotan usai ditangkap polisi karena kasus penghinaan agama dalam ceramahnya. Penangkapan Waloni itu ternyata menyisakan pro dan kontra di sejumlah kalangan. Ada yang menyambut gembira penangkapan Waloni tersebut, namun sebagian lain ada yang menyayangkannya. Salah satu yang menyesalkan Yahya Waloni ditangkap adalah pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar. Aziz mengatakan, polisi sebaiknya tak melakukan penangkapan tersebut. Sebab, Yahya Waloni hanya menyampaikan kalimat hinaan di hadapan jamaahnya sendiri, dan merupakan bagian dari ceramah agama, maka itu menurutnya sah-sah saja Waloni menyampaikan ceramah tersebut. “Ya, kami sangat menyesalkan ya. Kami duga itu ditujukan untuk umat Islam, bagian dari ceramah agama,” kata Aziz. Kemudian, Aziz Yanuar juga mengaku khawatir, seandainya pernyataan seperti yang disampaikan Ustaz Yahya Waloni dianggap menista agama, maka akan banyak hal yang berkaitan dengan agama lain di dalam ...

Tok! Banding Ditolak, PT DKI Putuskan Rizieq Tetap Dihukum 4 Tahun Bui di Kasus RS UMMI

Gambar
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan untuk menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur vonis 4 tahun penjara terhadap Habib Rizieq Shihab dalam perkara swab test RS UMMI Bogor. Dengan begitu, banding yang diajukan Rizieq dinyatakan kandas dan tetap dihukum 4 tahun penjara. "Di Pengadilan Negeri oleh penuntut umum dituntut dengan pidana penjara selama 4 tahun terus oleh Pengadilan Tingi dikuatkan dengan putusan nomor 210 pidsus tahun 2021 PT DKI itu intinya," kata Humas PT DKI Jakarta, Binsar Pamopo Pakpahan kepada wartawan, Senin (30/8/2021). Tak hanya Rizieq, Pengadilan Tinggi disebut juga menguatkan putusan vonis 1 tahun penjara terhadap menantu Habib Rizieq yakni Habib Hanif Alatas dan Dirut RS UMMI Andi Tatat. Sementara itu dalam sidang putusan yang digelar PT DKI Jakarta pada pukul 09.00 WIB tadi tidak dihadiri pihak Jaksa Penuntut Umum atau JPU mau pun pihak kuasa hukum terdakwa. Untuk selanjutnya, Binsar mengatakan pihaknya bakal menyampaikan lan...

Rizieq Tetap Divonis 4 Tahun Kasus RS Ummi di Tingkat Banding

Gambar
Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur terhadap eks petinggi FPI, Rizieq Shihab dalam kasus tes swab RS Ummi Bogor. PT DKI tetap memvonis Rizieq empat tahun penjara di tingkat banding. "Putusannya adalah menguatkan, menerima permohonan banding dari para terdakwa dan penuntut umum. Yang kedua adalah menguatkan putusan pengadilan negeri Jaktim yang telah diputuskan lalu dan dimohonkan banding," kata humas PT DKI Jakarta, Binsar Pamopo Pakpahan kepada wartawan, Senin (30/8). Dia menerangkan, putusan tersebut telah dibacakan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada Senin (30/8) pagi tadi. Nantinya berkas putusan tersebut akan dikirimkan ke PN Jaktim. Selain Rizieq, hakim PT DKI juga menguatkan putusan PN Jaktim terhadap dua terdakwa lain dalam perkara ini yang mengajukan banding. Mereka ialah dr Andi Tatat dan menantu Rizieq, Hanif Alatas. Masing-masing terdakwa dalam perkara itu tetap akan menjalani hukuman pidana penj...

Seribuan Aparat TNI-Polri Kawal Sidang Putusan Banding Rizieq

Gambar
Sebanyak 1.149 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan sidang putusan banding terkait kasus tes swab RS Ummi Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8). "1.149 personel pengamanan," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto saat dikonfirmasi. Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Ade Rosa mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pengamanan untuk mengawal persidangan. Namun, ia tak menjelaskan lebih lanjut apakah ada pengamanan khusus atau tidak yang disiapkan oleh pihak kepolisian. "Kita siapkan pengamanan, untuk detailnya silakan ke Polres," ucap Ade singkat. Diketahui, dalam kasus tes swab RS Ummi Bogor, hakim menjatuhkan vonis pidana empat tahun penjara bagi Mantan Imam Besar FPI tersebut. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum dalam perkara tersebut. Jaksa sebelumnya menuntut Rizieq selama 6 tahun penjara dalam kasus tersebut. Dalam putusanny...

Mengenal Masker HEPA Filter yang Dipakai Prabowo Subianto

Gambar
Penampilan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengikuti pertemuan para pimpinan partai koalisi pemerintah dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencuri perhatian. Prabowo tampak hadir di Istana Negara mengenakan masker putih yang dilengkapi dengan selang. Sejatinya bukan kali ini Prabowo tampil di hadapan publik mengenakan masker berselang itu. Menteri Pertahanan ini kerap menggunakannya termasuk saat mendampingi Presiden Jokowi kunjungan kerja. Masker yang dipakai Prabowo adalah masker dengan fitur Hepa Filter. Masker ini diperkirakan memiliki harga jual sekitar 800 hinga 850 ribu rupiah. Mengutip dari berbagai sumber, masker ini dilengkapi dengan beragam fitur yang membantu penggunanya untuk tetap bernapas dengan nyaman dan tidak sesak Salah satu masker dengan HEPA filter, BROAD AirPro, bahkan memiliki tiga kesepatan kontrol aliran udara yang dapat disesuaikan. Aliran tingkat tinggi 2.35 CFM (cubic feet per minute) untuk pekerjaan fisik berat dan olahraga,...

Jokowi Banjir Dukungan dalam Tangani Pandemi Covid-19, Demokrat: Tak Pantas

Gambar
Sejumlah ketua umum partai politik memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Hal itu dinyatakan para pimpinan partai koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin ketika melakukan pertemuan partai koalisi di Istana Negara, Rabu (25/8/2021). Menanggapi hal itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai pujian tersebut amat tak pantas di tengah-tengah Indonesia masih terbelenggu serangan pandemi Covid-19 yang angkanya masih cukup tinggi. "Apakah patut pemerintah diklaim berprestasi dan karenanya patut mendapatkan apresiasi? Di manakah hati nurani, para pejabat maupun tokoh publik negeri ini? Menebar pujian di saat situasi masih belum terkendali," kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Minggu (29/8/2021). Ia meminta pemerintah untuk terus mawas diri dan menahan diri. Tidak sibuk dengan puja puji atau selebrasi terlalu dini. Diharapkan untuk berempati dengan 130 ribu keluarga anak bangsa yang tela...

Wow! Prabowo-Ganjar Duet Maut Pilpres 2024, Mungkinkah? Begini Analisis Pengamat

Gambar
Nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ramai digadang-gadang sebagai duet maut yang akan maju sebagai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024 mendatang. Rupanya wacana tersebut menguat setelah keduanya menduduki posisi tertinggi elektabilitas capres mendatang berdasarkan survei yang dilakukan oleh Fixpoll. Sebagai informasi, Prabowo Subianto menempati posisi pertama, sedangkan Ganjar Pranowo menyusul di posisi kedua. Dari hasil survei tersebut, tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan apakah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo justru bisa menjadi pasangan yang cocok untuk maju pada Pilpres 2024. Nah, menjawab hal itu, pengamat politik Adi Prayitno menyebut bahwa Prabowo-Ganjar bisa saja menjadi pasanganan yang cocok. Namun, ada beberapan pertimbangan. “Kalau bicara Prabowo berpasangan dengan Ganjar, tentu cocok,” ujarnya kepada GenPi, dikutip terkini.id pada Minggu, 29 Agustus 2021. “Namun, bila dilihat potensi kua...

Mahfud MD Ultimatum Tommy Soeharto Cs, Ada Apa?

Gambar
Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Polhukam) Mahfud MD meminta kepada obligor atau debitur yang tersangkut dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menyelesaikan utangnya kepada negara. Ini diutarakannya seusai menyita aset terkait kasus tersebut kemarin (27/8/2021). "Saya ingin tekankan bahwa proses yang kita lakukan ini adalah proses hukum perdata. Karena hubungan antara debitur dan obligor dengan negara adalah hubungan hukum perdata sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang sudah inkracht," kata Mahfud. Hubungan keperdataan yang ditetapkan oleh MA kini sudah dalam proses penyelesaian akhir dari suatu perkara perdata, dalam kerangka penetapan atau hubungan yang dilakukan oleh BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) dengan para obligor dan debitur. Saat ini aset-aset yang ada kaitannya dengan obiligor atau debitur yang terlibat dalam kasus BLBI sudah menjadi hak negara untuk ditagih. "Sekarang sudah jadi hak negara untuk menagih, kita ...

Mensos Risma Kembali Murka, Pejabat Bank BUMN Kena Marah Habis-habisan

Gambar
Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali murka perkara penyaluran bantuan sosial (bansos). Risma kali ini memarahi pejabat bank BUMN saat kunjungan kerja di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (28/8/2021). Momen Risma emosi terjadi saat rapat yang dilakukan di sebuah hotel. Tampak hadir Bupati Jember, Hendy Siswanto beserta Wakilnya Gus Firjaun. “Saya kasih peringatan, itu tinggi sekali (data warga yang belum menerima bantuan). Kemarin di Bandung, saya dapati data, ada 5 ribu yang belum disalurkan, saya pikir itu sudah tinggi sekali. Ini di Jember malah 8 ribu totalnya. Tolong diperbaiki ya,” ujar Risma dengan nada tinggi. Kemudian, pejabat bank BUMN itu berusaha untuk memberi penjelasan tentang penyebab penyaluran bansos tidak bisa segera dilakukan. Dicontohkannya, kendala teknis perbankan. Namun, penjelasan itu justru membuat Risma semakin marah. “Anda tidak pernah merasakan kan, bahwa ketika seorang anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal covid, lalu be...

Sebut Yahya Waloni Sampah Buangan Intoleran, Ali Ngabalin: Ilmu Dangkal, Sok Pintar!

Gambar
Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin turut mengomentari penangkapan Ustaz Yahya Waloni yang diduga telah menghina atau merendahkan agama Kristen. Ngabalin mengatakan, penceramah tersebut telah membodohi rakyat dan melakukan penistaan terhadap kepercayaan tertentu. Disitat melalui akun Twitter resminya, Ngabalin berpendapat, Yahya Waloni merupakan sosok intoleran yang kadar keilmuwannya masih sangat minim. Sehingga, apa yang diucapkan melalui mulutnya hanya berisikan kalimat-kalimat sok pintar. “Sampah-sampah buangan intoleran, ilmu yang dangkal dan sok pintar,” ujar Ngabalin dengan menyertakan foto Yahya Waloni dan Muhammad Kece seperti dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (29/8/2021). “Membodohi ruang publik ujungnya melakukan penistaan,” lanjutnya Dia berharap, mudah-mudahan apa yang menimpa Yahya Waloni tak terulang kembali di kemudiaan hari. Sebab, menurutnya, intoleransi sebaiknya dibuang jauh-jauh dari Indonesia. “Semoga menjadi...

Gerindra akan Majukan Lagi Prabowo Capres 2024

Gambar
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri Rapat Koordinasi DPD Partai Gerindra Bangka Belitung. Dalam kesempatan itu, Muzani menyampaikan beberapa hal penting untuk diperhatikan bagi seluruh kader Partai Gerindra.  Menjelang Pemilu 2024, Partai Gerindra harus terus melakukan konsolidasi. Muzani meminta kepada seluruh kader Gerindra baik yang ada di parlemen dan eksekutif untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyat yang telah didapat.   "Kita semua berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan tujuan perjuangan kita untuk rakyat. Berkali-kali Ketua Umum Gerindra pak Prabowo selalu mengingatkan kita bahwa kekuatan perjuangan kita adalah dukungan dari rakyat. Jangan sekali kali menjauhi apalagi mengkhianati mereka," kata Muzani kepada wartawan, Minggu 29 Agustus 2021. Muzani juga mengingatkan jabatan yang disandang Ketua DPD Gerindra Babel sebagai Gubernur dan Anggota DPRD lainnya harus digunakan bagi kemaslahatan masyarakat Babel. G...

Kata Istana Soal Yahya Waloni Masuk Rumah Sakit: Penyebar Fitnah Insyaallah Dipenjara

Gambar
Terkait perkembangan kasus Yahya Waloni yang mendapat perawatan medis usai ditetapkan sebagai tersangka memancing komentar pihak Istana. Yahya Waloni diketahui dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kabarnya Yahya Waloni terserang penyakit jantung pada Jumat, 27 Agustus 2021. Terkait kabar tersebut Pihak Istana ikut berkomentar. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan Yahya Waloni adalah orang penyebar fitnah. Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, Yahya Waloni termasuk orang-orang yang menyebar fitnah. Dia kata Ali Ngabalin rajin menyebar kebencian pada pemerintah, telah membohongi umat. "Wahai YAHYA, KADRUN dkk-para penyebar fitnah&kebencian pd pemerintah, kalian tlh membohongi umat," kata Ali Ngabalin dalam tulisannya di akun Twitter @AliNgabalinNew pada Sabtu, 28 Agustus 2021. Dia lantas mengingatkan, jika polisi sudah bertindak tepat dan profesio...

Fatwa MUI Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Haram, Moderna Belum Jelas

Gambar
Parameter vaksin Covid-19 di Indonesia, selain efikasi dan efek samping, juga soal halal dan haramnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac bersifat halal. Sedangkan vaksin AstraZeneca, Sinopharm, dan Pfizer telah ditetapkan haram. Meski demikian, MUI menyatakan bahwa penggunaan vaksin-vaksin tersebut tetap diperbolehkan. Alasannya, saat ini sedang dalam kondisi yang mendesak untuk mencapai kekebalan komunal alias herd immunity, kemudian juga mempertimbangkan risiko apabila tidak vaksinasi, ketersediaan vaksin Covid-19 yang halal tidak mencukupi, serta ketidakleluasaan pemerintah untuk mendapatkan dan memilih vaksin Covid-19. Vaksin Moderna Belum Jelas Halal atau Haram Salah satu vaksin yang menjadi buruan warga adalah Moderna. Booster ini awalnya diberikan kepada para tenaga kesehatan atau nakes. Namun, ibu hamil juga belakangan bisa mendapatkan dosis tersebut. Khusus di Surabaya, vaksin ini perdana telah disuntikkan ke warga Kota Pah...

Ramai Dikabarkan Kritis karena Sesak Napas Usai Ditangkap, Ternyata Begini Kondisi Terkini Yahya Waloni

Gambar
Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan penodaan agama, yakni pendakwah Yahya Waloni, dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat kemarin, 27 Agustus 2021. Belakangan diketahui bahwa Yahya harus dirawat di RS lantaran mendadak sesak napas dan merasa lemas. Nah, menyusul kabar tersebut, baru-baru ini ada pihak yang justru menyebut bahwasanya Yahya Waloni sedang dalam kondisi kritis. Namun, rupanya kabar tersebut tidaklah benar. Kabid Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri, Kombes Pol Yayok Witarto, mengatakan bahwa Yahya masih menjalani perawatan oleh tim dokter RS Polri dan kondisinya saat ini mulai membaik. “Untuk kondisi yang bersangkutan relatif membaik hari ini,” ujar Yayok dalam keterangannya pada Sabtu, 28 Agustus 2021, dikutip terkini.id dari Telusur. Kendati demikian, Yayok masih enggan merinci penyakit yang menyebabkan penceramah kontroversial itu harus dirawat di rumah sakit. Jelasnya, saat ini pihaknya mengaku belum membolehkan Yahya kembali ...

PAN Merapat ke Pemerintah, Amien Rais Kembali Singgung 3 Periode: Saya Mencium Sesuatu yang Gawat!

Gambar
Terkini.id, Jakarta – Pendiri Partai Ummat, yakni Amien Rais, turut menanggapi pemberitaan terkait PAN yang kini merapat ke kubu Pemerintah. Ia lantas menduga bahwa bergabungnya PAN alias Partai Amanat Nasional ke dalam koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ada hubungannya dengan jabatan tiga periode. Menurutnya, hal itu kemungkinan untuk memuluskan langkah rencana amendemen UUD 1945 yang nantinya dapat merembet kepada perubahan atau perpanjangan masa jabatan presiden. “Yang saya lihat, tidak, tidak saya tidak ingin, tapi kemudian bisa menerka kalau misalnya kemudian 80 atau 90% anggota MPR mengatakan perlu periode ke-3, ya kemudian thats it. Kita sekali lagi seperti terbengong-bengong,” tutur Amien ketika ditemui di Kantor DPP Partai Ummat, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu ini, 28 Agustus 2021. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa gelagat amenden UUD 1945 yang melebar ke bahasan masa periode sudah tercium pada beberapa waktu ke belakang. “Saya mencium sesuatu yang gawat. Ja...